Berikut saya jelaskan tentang bauran pemasaran yang dilakukan warteg :
1. Produk
Produk yang ditawarkan warteg umumnya adalah masakan-masakan rumahan yang merakyat seperti telur dadar, oreg, sayur asem, perkedel, dll. Kualitas masakannya sendiri cukup baik, dengan tampilan masakan yang terkesan merakyat cukup bisa menarik pembeli dari kalangan menengah kebawah. Berbeda dengan restoran-restoran waralaba atau restoran yang terkesan ekslusif, masakan-masakan warteg biasanya tidak dimasak sebelum disajikan tetapi dimasak di rumah.
2. Harga
Untuk masalah harga warteg kayaknya paling bersahabat dengan kantong pembeli, harga satu porsi yang ditawarkan berkisar antara Rp. 4000,- sampai Rp. 8000,-. Harga ikan tongkol misalnya hanya sekitar Rp.2500,-. Dengan harga yang demikian murah otomatis banyak pembeli yang tertarik makan di warteg.
3. Place
Karena warteg merupakan warung yang hanya membuka satu cabang jadi dalam hal pendistribusian tidak terlalu ribet. Cukup dengan memasak masakan dirumah lalu mengantarkan ke tempat berjualan.
4. Promosi
Warteg tidak memerlukan promosi secara khusus, misalnya melalui iklan. Cukup dengan menaruh masakan dibalik kaca yang langsung terlihat dari luar sudah merupakan bentuk promosi yang efektif.

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s